“Kawan” saya AHOK

“Kawan” saya AHOK
——————————-
Dulu ketika saya lihat dia jadi anggota DPR, terselip rasa, BOLEH JUGA ini orang krn penampilan lugas dan spontannya.

Waktu berjalan, dia ingin jadi cawagub Jokowi, dia melompat ke Gerindra…
Ketika Jokowi terpilih jadi presiden, jadilah “kawan” ini gubernur DKI, ibu kota NKRI.

Selama jadi gubernur, dia mulai menyiapkan diri utk menjadi gubernur terpilih KELAK.
Dia mulai berkoar-koar ANTI partai politik krn menganggap partai politik BERMASALAH, dia rancang maju dari jalur independen dan dibentuklah TEMAN AHOK. Jalur independen tentu didukung banyak orang SEBENARnya. Grup TA inilah yg bergerak utk mengumpulkan KTP sebagai syarat maju pilkada dari calon indpenden..
Gegap gempitalah teman Ahok bekerja utk kampanye mengumpulkan KTP. Selama kegiaatan mengumpulkan KTP ini, TA memproklamirkan dirinya sebagai RELAWAN yg TIDAK DIBAYAR oleh Ahok.

Entah kenapa akhirnya “kawan” ini mencoba maju dari jalur partai, mulailah dia melobby partai-partai kecuali PDIP. Beberapa partai berhasil diyakinkan.

Sampai di sini mulai terlihat ADA GRAND MASTER yg MENGATUR.

Tampaknya sang GM belum merasa cukup kalau “kawan” ini belum didukung oleh PDIP.
Lobi-lobi dilakukan dg rally-rally panjang terhadap PDIP. Akhirnya PDIP menerima…
Tentu saja ini mengejutkan krn sebelumnya “kawan” ini sempat mennyindir-nyindir ibu Mega, bahkan pendukungnya MERENDAHKANnya.
——————————-
REKLAMASI di depan teluk Jakarta SANGAT JELAS BERBAHAYA bagi lingkungan dan GEOPOLITIK.
“Kawan” ini PASANG BADAN dg GIGIH membela reklamasi.
Mungkin pikiran dagangnya bekerja, gua bantu reklamasi, gua minta SPLITTING FEE nya buat bangun Jakarta.
Soal SPLITTING FEE ini menjadi ramai krn TIDAK MASUK APBD.
Lalu terjadi lagi PENGGUSURAN kawasan2 tertentu dan disediakan “hunian” berbentuk apartemen utk menampung dg jargon oleh pendukungnya : lebih manusiawi.

Sepintas terlihat baik.
Tapi kalau dikaji, masyarakat yg PUNYA RUMAH dirubah menjadi PENYEWA APARTEMEN. Jadi terlihat sebagai BISNIS saja lagi. Apalagi sdh ada pengakuan bahwa ONKOS PENGGUSURAN berasal dari PENGEMBAMG.
Jalan keluar lebih baik sebenarnya, DITATA BUKAN DIGUSUR.

Tentu orang mulai berpikir, APAKAH INI suatu STRATEGI PENGUASAAN LAHAN utk BISNIS atau ada HIDDEN AGENDA?
——————————-
Sampai di sini, masyarakat awam belum bisa MEMBACA ada yg BERBAHAYA selain persoalan boleh tidaknya pemimpin non muslim.
——————
Masyarakat baru tersentak dan marah ketika “kawan” ini MENYERANG AYAT AL QURAN..

ADA PERTANYAAN MENARIK, KENAPA “KAWAN” ini begitu NAFSU BERKUASA dan PENDUKUNGnya begitu GIGIH MEMBELA, walaupun sudah mulaibterlihat ADA YG TIDAK BERES?
————-
Sebenarnya yg BERMAIN adalah GRAND MASTER yg punya RENCANA BESAR terhadap NKRI.
Karena “kawan” ini sangat haus berkuasa, GM memakai dia utk PROXY.
———————————–
Lalu bagaimana dg pendukungnya?
Ada beberapa kriteria:
1.Pendukung IDEOLOGIS
2.Pendukung TERPESONA
3.Pendukung yg takut pada kelompok tertentu dan kelompok tertentu ini kebetulan membenci “kawan” ini
4.Pendukung BAYARAN (BUZZER dll)
——————-
GM ini bekerja keras supaya “kawan” ini jadi tapi dia SULIT MENJAGA MULUTnya, tersandunglah dia dlm KASUS PENISTAAN AYAT AL QURAN.

GM sedang pusing melihat banyaknya demo hari Jumat kemaren.
Prajurit GM ini mulai menyerang DEMO DAMAI kemaren utk mendelegitimasi dg isu seolah-olah humanis spt, BUNGA RUSAK, SAMPAH.. dll
Tentu saja jadi bumerang.
——————-

Di akhir tulisan ini, kuncinya adalah:
APAKAH MASIH BELUM BISA MELIHAT JELAS PERMAINAN SANG GRAND MASTER ini ???

#serial rabun jauh rabun dekat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s