RAJA ROMANTIS

?🌷 R A J A💐
🌹R O M A N T I S 🌺

Goresan pena ini ditujukan kpd semua kalangan…
Di tengah maraknya pernikahan, khususnya muda-mudi yg haus romantisme dlm hidup. Sehingga siang malam mereka sibuk mengikuti drama romantis asing maupun lokal. Plus sinetron2 beracun yg menggempur & membius berjuta2 rumah tangga kita…. Para pemirsa lupa ataukah pura2 lupa klau smua itu adalah sandiwara saja, di buat2, palsu & semu belaka. Binatang2 film itu menangis atau tertawa utk dibayar & dpt duit…. KOMERSIL
– Kita akui mereka pandai mempermaikan perasaan orang…
– Mereka profesional dlm menyulut insting hewani pd generasi yg lagi puber …
– Mereka lihai memasang muka seribu …
Anda yg du2k menghabiskan wkt mengikuti seri demi seri dari film itu, sadarkah klau seper sekian dr umur anda habis sia-sia??? Ketahuilah, para pemeran aktor/aktris itu paling gagal dlm praktek romantis di kehidupan nyata mereka.

1- Sayang sekali, banyak dari kita tercengang melihat aktor asing yg nota bene kafir menyuap pasangannya dlm satu adegan, tetapi kita tdk takjub dgn hadits mulia “Sebaik-baik sedekah adalah satu suap yg diletakkan suami di mulut istrinya”. Dalam sabda yg lain disebutkan “Sungguh tidaklah engkau menginfakkan suatu nafkah kecuali berpahala, bahkan satu suap pun yg engkau letakkan di mulut istrimu”.
Banyak dari kita meniru hal di atas, saat pengantin baru, berakting hanya untuk di foto, sebagai kenang2an ktnya…. jepret sana… jepret sini, lalu ke manakah lenyapnya kenangan tersebut saat menjadi pengantin lama … hilang tak berkesan !!! Lenyap & sirna “DI TELAN BUMI” ratap pasangan senior.

2- Sebagian besar kaum muslimin mengira bahwa tukar menukar bunga antar sepasang suami istri adalah cara/adat barat & eropa. Mereka jahil akan sabda mulya “Barangsiapa yg diberi/dihadiahkan padanya RAIHAN (bunga/parfum) maka jangan menolak karena itu ringan dibawa tangan dan sedap di penciuman”.

3- Muda-mudi kita terperangah saat melihat cuplikan film bule membuka pintu mobil untuk istri/pujaannya sedang mereka tdk tahu bahwa di perang Khaibar, Rasulullah saw duduk di tanah untuk menyiapkan pahanya guna menjadi tangga bagi istri beliau ibunda kita Shafiyyah saat hendak naik ke unta. Ini akhlak beliau saw saat genting, tatkala perang lalu bagaimana di saat damai, dlm rumahnya?

4- Nabi kita saw juga pernah pulang dari suatu peperangan. Di tengah jalan beliau menyuruh pasukan bergerak maju mendahului beliau & ‘Aisyah, sehingga bila keduanya telah berkhalwat, beliau menantang istrinya untuk adu lari cepat. Sungguh ‘Aisyah betul2 terhibur dgn perlakuan tersebut, dimana kejadiannya sampai dua kali dengan kedudukan imbang; satu kali Nabi saw kalah saat ‘Aisyah masih kurus, dan beliau balas saat ‘Aisyah lupa dan telah berisi daging hingga beliau menang. Padahal saat itu usia beliau tak muda lagi, mulai menapak senja. Akan tetapi …. itulah sebaik2 petunjuk.

5- Dalam suatu kesempatan makan bersama ‘Aisyah ra, Nabi kita Muhammad saw meminum dari gelas yg sudah di pakai oleh istrinya terlebih dahulu, bahkan memilih tempat yg persis di bekas bibirnya. Yassalaam, kata orang Arab… Padahal saat itu sang istri sedang haidh.

6- ‘Aisyah ra pernah ditanya tentang apa yg dilakukan oleh Rasulullah saw di dlm rumahnya bersama para istrinya, maka ia menjawab: Seperti layaknya suami, menjahit/menambal bajunya, memerah susu kambingnya dan berkhidmat untuk diri dan keluarganya.

7- Panggilan mesra untuk istri/suami.
Ya ‘Aisy atau Ya Humaira’ begitulah Nabi saw saat memanggil istri tercintanya ‘Aisyah ra.
Hal yg ringan & dianggap remeh namum sgt penting & dibutuhkan oleh pasangan.
Akhir/endingnya..
Rasul saw wafat dalam pelukan erat ibunda ‘Aisyah ra. Padahal bisa saja beliau meminta wafat saat sujud atau ibadah lainnya, akan tetapi beliau memilih saat menghembuskan nafasnya terakhir utk berada dlm dekapan hangat istrinya ??? Bukankah ini pelajaran tak terlupakan bagi suami2 setia?!!!
Inilah cinta hakiki, romantiss abiieezzz kt anak sekarang.

Marilah kita mendulang cinta & romantisme dr sumbernya … mata air yg jernih, petunjuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s