KITA BUTUH PENASEHAT

Taushiyah ke 96, Jum’at 20 Jumadats Tsaniyah 1436 / 10 April 2015

KITA BUTUH PENASEHAT

Allah berfirman tentang penyesalan penghuni neraka disebabkan dahulu ketika di dunia tidak mau mendengar nasehat dan peringatan:

“Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala”.
[QS 67 Al-Mulk, Ayat 10]

Kita menyaksikan semua petinju profesional memiliki pelatih.
Bahkan, petinju sehebat Mohammad Ali sekalipun juga memiliki pelatih. Padahal jika mereka berdua bertanding jelas Mohammad Ali-lah yang akan memenangkan pertandingan tersebut.

Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa Mohammad Ali butuh pelatih kalau jelas-jelas dia akan menang melawan pelatihnya?

Kita harus tahu bahwa Mohammad Ali butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal-hal yang “TIDAK DAPAT DIA LIHAT SENDIRI”.

Dalam hidup, kita butuh orang lain, yang menasihati, yang mengingatkan, bahkan yang menegur jika kita mulai melakukan sesuatu yang keliru, yang bahkan kita tidak pernah menyadarinya.

KERENDAHAN HATI kita untuk menerima kritikan, untuk menerima nasihat, dan untuk menerima teguran itulah yang justru menyelamatkan kita.

Kita bukan manusia SEMPURNA
Biarkan orang lain menjadi “MATA” kita sehingga KITA BISA MELIHAT apa yang TIDAK BISA KITA LIHAT dengan pandangan diri kita sendiri.

Kegagalan Misi Keruhanian

Misi keruhanian adakalanya gagal ketika seseorang lebih tertarik pada perintah dan tawaran hawa nafsu yang menyajikan kesenangan dan kenikmatan sesaat yang bersifat badani dan emosi sehingga bisikan, ajakan, peringatan, dan daya ruhani untuk melakukan bakti yang lebih mulia dan meraih kebahagiaan yang lebih tinggi menjadi terbengkalai. Hatinya mengeras, telinganya menjadi tuli, dan penglihatannya buta terhadap jalan Kebenaran.

“Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar).”
(QS. 2 Al-Baqarah: 18).

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”
(QS. 7 Al-A’raaf: 179).

Semoga bermanfaat
[Disarikan dari berbagai sumber]

Akhukum Fillah
@AbdullahHadrami

🌍📚 WA MTDHK (Majelis Taklim dan Dakwah Husnul Khotimah) kota Malang 📚🌏

Infaq untuk kegiatan dakwah MTDHK (Majelis Taklim dan Dakwah Husnul Khotimah) kota Malang bisa disalurkan ke;

Rekening BNI
No: 0362755494 a/n Majelis Taklim dan Dakwah Husnul Khotimah.

Rekening Mandiri Syariah
No: 7755555511 a/n Majelis Taklim dan Dakwah Husnul Khotimah.

Semoga Allah beri ganti dengan yang lebih baik dan barokah di dunia dan akhirat.

📌 Untuk bergabung WA MTDHK silahkan ketik kata “Gabung” dan kirim WA (bukan SMS) ke nomer +62 838 48104654 atau +62 838 48634832.

Silahkan disebarkan kiriman ini sebagaimana aslinya tanpa dirubah sedikitpun, semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah.. Jazakumulloh khoir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s